"Buat apa berpikir positif bila tidak ada tindakan?...
Berpikir positif tanpa ada tindakan hanyalah sia-sia belaka. Kalau kita lihat secara kasat mata, Antara pikiran positif dan tindakan memang mempunyai pemaknaan yang jauh berbeda, Namun, kalau dipahamai lebih mendalam lagi, maka kita akan menemui persamaan dan keterkaitan yang kuat di antara keduanya. Dualisme yang mempunyai fungsi dan tujuan yang sama. Pertanyaan yang akan timbul adalah:
1. Mana yang lebih penting dianta keduanya?..
2. Seberapa besar peranan berpikir positif dalam setiap tindakan?..
Jawabanya sangatlah sederhana. Pikiran positif dan tindakan merupakan dua hal yang tidak bisa di pisahkan. Antara berpikir positif dan tidakan adalah kesatuan yang utuh. Maka keterbatasan pemahamlah yang menyebabkan dua hal tersebut saling terpisah. Hanya orang yang berpikir positif yang bertindak dengan benar. Sebaliknya orang yang bertindak dengan benar, berarti dia sudah berpikir positif.
Dengan berpikir positif kita akan mampu menanamkan kesadaran bahwa memang harus segera bertindak. Saat kesadaran sudah di terima, meresap kedalam sanubari atau pikiran bawah sadar, maka secara otomatis kitapun akan segera bertindak. Dan andapun tidak akan takut gagal.
Tidak ada orang sukses tanpa melalui kerja keras dan perjuangan. Mustahil seseorang akan bisa mewujutkan impianya, jika dia malas-malasan, dan menyia-nyikan waktu. Tanyakan pada mereka yang sukses, adakah dia meraih sukses tanpa perjuangan?..
Maka dengan jelas kesimpulanya bahwa orang yang sukses adalah orang yang mau kerja keras dan tidak menyia-nyiakan waktunya, dan tidak bermalasan. Walau mungkin ada yang tanpa melalui kerja keras mereka sudah sukses, Namun yang demikian hanyalah segelintir saja karena lasan-alasan tertentu.
Dan Dapat dipastikan mereka tidak akan meresakan kenikmatan sesuatu yang sudah didapatklan sekarang karena dia tidak mengalami pahit manisnya sebuah perjuangan.
Berpikir positif tanpa ada tindakan hanyalah sia-sia belaka. Kalau kita lihat secara kasat mata, Antara pikiran positif dan tindakan memang mempunyai pemaknaan yang jauh berbeda, Namun, kalau dipahamai lebih mendalam lagi, maka kita akan menemui persamaan dan keterkaitan yang kuat di antara keduanya. Dualisme yang mempunyai fungsi dan tujuan yang sama. Pertanyaan yang akan timbul adalah:
1. Mana yang lebih penting dianta keduanya?..
2. Seberapa besar peranan berpikir positif dalam setiap tindakan?..
Jawabanya sangatlah sederhana. Pikiran positif dan tindakan merupakan dua hal yang tidak bisa di pisahkan. Antara berpikir positif dan tidakan adalah kesatuan yang utuh. Maka keterbatasan pemahamlah yang menyebabkan dua hal tersebut saling terpisah. Hanya orang yang berpikir positif yang bertindak dengan benar. Sebaliknya orang yang bertindak dengan benar, berarti dia sudah berpikir positif.
Dengan berpikir positif kita akan mampu menanamkan kesadaran bahwa memang harus segera bertindak. Saat kesadaran sudah di terima, meresap kedalam sanubari atau pikiran bawah sadar, maka secara otomatis kitapun akan segera bertindak. Dan andapun tidak akan takut gagal.
Tidak ada orang sukses tanpa melalui kerja keras dan perjuangan. Mustahil seseorang akan bisa mewujutkan impianya, jika dia malas-malasan, dan menyia-nyikan waktu. Tanyakan pada mereka yang sukses, adakah dia meraih sukses tanpa perjuangan?..
Maka dengan jelas kesimpulanya bahwa orang yang sukses adalah orang yang mau kerja keras dan tidak menyia-nyiakan waktunya, dan tidak bermalasan. Walau mungkin ada yang tanpa melalui kerja keras mereka sudah sukses, Namun yang demikian hanyalah segelintir saja karena lasan-alasan tertentu.
Dan Dapat dipastikan mereka tidak akan meresakan kenikmatan sesuatu yang sudah didapatklan sekarang karena dia tidak mengalami pahit manisnya sebuah perjuangan.
No comments:
Post a Comment